Senja Cepat Berlalu

Logo Korpri

Oleh W. Suwito, SH., MH.

 

Dengan bergantinya tahun maka bertambah pula umur kita. Tidak terasa tahun demi tahun cepat berlalu. Batas usiapun semakin mendekat. Ingat, akhir hidup akan datang tanpa diundang.

Sembilan tahun lalu kita menyongsong datangnya tahun Millenium, dengan ramainya pembicaraan mengenai penyesuaian teknologi computer dari tahun 1900-an yang umumnya memakai angka dua digit ke tahun 2000 dengan angka empat digit. Sampai-sampai semua pelayanan umum yang menggunakan computer seperti bank dan penerbangan sempat khawatir.

Hari ini kita menyongsong tahun dua kosong kosong sembilan. Seorang tua yang sedang gundah hatinya bercerita kepada seorang temannya, bahwa dia sejak kecil, kemudian tumbuh dewasa, hidup dengan begitu sederhana dengan hiruk pikuknya pasar Kota Pontianak.

Kemudian dibesarkan dengan begitu bersahaja dengan sesama warga pasar lainnya dalam kesederhanaan. Rumah sederhana, berkendaraan sepeda engkol sederhana.

Membanting tulang mencari duit sebanyak-banyaknya, tetapi tetap berhemat dengan hidup sederhana, walau hanya ditemani lauk ikan asin dan sayur kangkung, supaya anak-anaknya dapat hidup dengan layak dan di hari tua dapat menikmati hidupnya lebih baik.

Ketika segala sesuatunya sudah dimiliki, punya rumah bagus dan bebas banjir, mobil bagus, bahkan anak-anaknya sukses, si orang tua baru menyadari dia sudah mulai tua, sehingga dia merasa masa yang begitu indah ini tidak akan lama dinikmatinya.

Dia membayangkan betapa senja cepat berlalu. Lihatlah matahari senja dengan begitu cepatnya terbenam, padahal baru terlihat begitu indahnya matahari senja.

Karena senja cepat berlalu, maka janganlah pernah berpikir bahwa senja telah tiba, janganlah berhenti berkarya.

Saya sangat setuju apabila usia pensiun PNS diperpanjang, termasuk Guru, Dosen, Hakim, Jaksa ataupun Polisi. Usia pensiun yang ada sekarang justeru pada usia yang masih sangat produktif. Usia pensiun sekarang membuat orang merasa cepat tua.

Bayangkan berapa uang negara yang bisa dihemat untuk membayar pensiun atau bayar gaji pegawai baru apabila umur seorang PNS yang bersih KKN memiliki Iman/Akidah/Ahlaqul Karimah yang tinggi secara religius, bisa ditambah 10 tahun atau bahkan seumur hidup?

Uang Negara tersebut bisa digunakan untuk pendidikan gratis, kesehatan gratis, beribadah gratis bahkan Haji Gratis bagi umat islam yang berekonomi sedang ke bawah tanpa membeda-bedakan.

Yang penting secara iman taqwa kepada Tuhan, demi menciptakan haji yang Mabrur Mabrurah dalam negara yang aman subur makmurnya penuh perlindungan Tuhan Yang Maha Kuasa.

Seorang klien berusia 82 tahun pernah datang ke saya untuk konsultasi. Dia bercerita sekarang masih mempunyai bayi berumur 2 tahun. Berarti ketika diumur 80 tahun, dia masih produktif secara biologis.

Ronald Reagen, diusia 78 tahun baru jadi Presiden AS. Dulu saya berpikir, orang berusia 70 tahun itu sudah sangat tua. Tapi setelah dipikir kembali, usia manusia bisa ratusan tahun, berarti 70 tahun itu belum tua.

Masalah hidup dan mati ada di tangan Tuhan, tidak pilih muda atau tua, tidak pilih usia, dan tidak ada yang tahu kapan waktunya.

Yang penting jaga kesehatan, jaga Keseimbangan Hidup, banyak makan enak harus dibarengi dengan banyak kegiatan fisik atau setidaknya olahraga, banyak penghasilan harus banyak beramal dan banyak memberikan sumbangsih kepada negara.

Tua hanya ada dalam pikiran kita, kita berpikir muda, maka tetap muda. Dan jangan pernah berhenti menyumbangkan tenaga dan pikiran untuk negara dan bangsa atau kemajuan dunia ini yang kita tumpangi ini. Selamat Tahun Baru 1 Junuari 2009.

 

LihatTutupKomentar