Senin, 17 November 2008

Waktu Senja di Pontianak

Oleh Sina Waidelich

Di dekat rumah Nuris (di mana saya tinggal sepanjang saya di Pontianak) ada sebuah pojok di mana jalan besar berakhir. Di akhir jalan itu ada jalan kecil yang menyilangkan membentuk sebuah T dengan jalan besar, jalan kecil itu dari beton dan lebarnya kira-kira 130cm. Di belakang jalan kecil ada sungai kecil berwarna campuran coklat merah. Sepanjang sungai kecil tumbuh banyak tumbuhan berbeda-beda, ada pohon-pohon rambutan dan banyak sejenis pohon yang lain, dengan daun panjang, dengan daun pendek, dengan daun besar dan dengan daun kecil. Juga ada banyak pohon pisang, kelapa, pisang kipas, bunga-bunga berwarna berbeda-beda, rumput, dan banyak tumbuhan berbeda-beda yang lain. Kelihatan kebunan itu hampir seperti suasana di pedesaan.
Di pojok kanan jalan kecil itu ada pohon setinggi kira-kira delapan meter. Batang pohon itu berbintik abu-abu, sedikit hijau, coklat, hitam, putih dan batangnya 25cm. Di ketinggian kira-kira 140cm terdapat dahan. Lalu ada daun-daun hijau tua yang menumbuh keluar dari cabang pohon lebih kecil. Cabang pohon itu keluar dari cabang pohon besar berbentuk gabung dan cabang pohon tipis berwarna merah. Daun-daun lebih mudah berwarna hijau muda. Daunnya memanjang.
Air hujan membahasi tumbuhan itu. Kemarin kira-kira jam enam kurang 20 menit, terjadi hujan. Lebat. Hujan berhenti kira-kira jam lima.
Matahari sekali lagi keluar/terbit sedikit. Langit sekali lagi biru dengan awan memanjang berwarna abu-abu, merah jambu, jingga, dan kadang-kadang hampir ungu. Suasana indah sekali.
Hujan membuat lingkungan kelihatan segar dan bersih, seperti baru tercuci. Warna-warna keras dan bercahaya. Semua kelihatan intensif karena basah dan berkilau dari sinar matahari terakhir hari itu. Di mana-mana adalah genangan air.
Ada banyak suara berbeda-beda, misalnya dari binatang berbeda-beda, dari kucing, dari burung-burung, dari kebanyakan serangga dan lain-lain.
Di sekeliling sebuah kuntum pisang di samping pohon yang sudah digambarkan oleh saya, ada dua kupu-kupu berwarna hitam dan biru yang berkepak-kepak dengan kelihatan lucu dan senang.
Udara segar, lembap dan sangat menyenangkan. Saya merasa disegarkan dan senang sekali, selain dari sejumlah gigitan nyamuk yang membuat saya merasa gatal.:).
Saat itu saya bahagia! Kehidupan dan dunia kita menjadi sangat secara damai dan indah. Saya senang sekali ada di Pontianak!
Suasana terasa makin sempurna ketika saya dengar suara Muazin menyanyi.