Rabu, 12 September 2007

Suwito Dilantik Menjadi Ketua PD IKA Menwa Kalbar



Ketua DPP Ika Menwa Pusat menyerahkan Pataka kepada W. Suwito saat pelantikannya menjadi ketua Ika Menwa PD Kalbar. FOTO by Mering
by A.A. Mering

PONTIANAK-Melalui Musda V, Ikatan Alumni Mahasiswa Indonesia (Ika Menwa) Kalimantan Barat yang berlangsung di hotel Gajah Mada Pontianak, Sabtu (8/9) kemarin, W. Suwito SH, MH, akhirnya terpilih menjadi Ketua Pimpinan Daerah Ika Menwa Kalbar.
Ia terpilih setelah menyisihkan 2 calon lain yang juga dijagokan dalam Musda terbut.
Kedua calon tersebut adalah Mayor Angkatan Udara Askari dan Drs Rony.
Suwito yang kini menjadi Ketua Serikat Pengacara Indonesia (SPI) Kalbar, adalah jebolan Fakultas Hukum Untan tahun 1991. Di sanalah dia memulai debutnya sebagai anggota Menwa.
Suwito terpilih dan dilantik untuk menggantikan Ketua yang lama, Drs. Tribowo Sobiandono yang telah bekerja keras dan membawa cukup banyak kemajuan pada organisasi ini. Pelantikan Ketua PD Ika Menwa Kalbar masa bakti 2007-2012 ini dilaksanakan pada hari yang sama oleh Ketua Umum Pusat Ikatan Alumni Menwa Indonesia, Drs. H. Agustomo Marto Diharjo M.PM.
“Saya langsung menginformasikan hasil Musda V ini ke DP Ika Menwa 23 Provinsi di Indonesia,” kata Agus.
Dalam kata sambutannya Agus menekankan pentingnya peran Menwa dalam bela negara, terutama dalam penggodokan Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Bela Negara yang sedang digodok di DPR-RI sekarang.
“Menwa adalah merupakan salah satu komponen yang terlibat di dalamnya,” kata Agus.
Khusus untuk pengurus yang baru dia berpesan supaya segera membuat program yang sesuai dengan karakter daerah Kalbar. Misalnya lanjut Agus hal-hal yang berkenaan dengan perbatasan. Di mana Kalbar adalah provinsi yang berbatasan langsung dengan negara Sarawak M’Sia.
Selain itu juga yang berkaitan dengan energy dan transportasi. Hal ini diungkapkannya karena Kalbar adalah salah satu daerah yang bermasalah dengan ketersedian energy, dimana listriknya tak Cuma byar-pet, tetapi juga bisa berdampak kepada pertumbuhan Ekonomi daerah.
“Karena itu saya sarankan agar Ika Menwa juga dekat dengan kampus sehingga dapat melakukan kerja sama untuk memecahkan persoalan nyata di daerahnya masing-masing.”
Sekali lagi dalam menyusun program kerja nantinya, dia mengingatkan supaya pengurus menyusun program yang membumi, agar benar-benar dapat dilaksanakan dan bisa diraih. Pesannya yang lain adalah agar pengurus terpilih dapat menjalin kerjasama dengan semua pihak, pemerintah daerah dan institusi lainnya termasuk kampus.
“Tidak mungkin di Kalbar tak dapat dilaksanakan Diksar, karena daerah lain saja mampu melaksakan,” tegasnya.
Pada tingkat nasional, Agus menambahkan bahwa pada Ulang tahunnya yang ke-55 tahun, Ikan Menwa Indonesia akan melaksanakan Rakernas di Bali 27-28 Oktober mendatang. Sebelum bertolak, ia mengungkapkan salutnya kepada panitia yang telah bekerja maksimal sehingga Musda V Ika Menwa Kalbar dapat terlaksana dengan baik.□
(Publhis in Borneo Tribune, 19 September 2007)